Mobile Menu

navigasi

More News

Ingin Cetak Stiker? Perhatikan Hal Ini!

July 17, 2021


Stiker adalah salah satu produk percetakan yang cukup laris di pasaran. Disamping harga yang cukup terbilang murah, stiker juga dapat digunakan untuk kebutuhan promosi atau kampanye.  Hal ini yang kemudian juga berkaitan dengan kemunculan pengusaha UMKM yang kian bertambah dari tahun ke tahun dalam memproduksi jasa maupun barang di berbagai jenis kategorinya, mulai dari bisnis produk kreatif, bisnis jasa cuci sepatu, bisnis jasa kebersihan, bisnis kuliner, dan bisnis lainnya yang diproduksi maupun ditawarkan dengan menarik.

Kemunculan UMKM di tengah masyarakat juga dipengaruhi semakin tingginya permintaan konsumen terhadap barang dan jasa dengan kualitas dan kuantitas terbaik yang ditawarkan oleh pelaku usaha. Pada kondisi seperti ini tentu perkembangan jasa printing dan cetak stiker banyak digunakan oleh pengusaha UMKM dalam memproduksi usahanya melalui penggunaan stiker nama usaha mereka.

Tidak sedikit dari pelanggan yang menggunakan jasa printing dan cetak stiker karena tidak semua orang memahami cara cetakstiker secara mandiri. Di tambah cara cetak stiker merupakan hal yang susah-susah gampang, dan tentunya hal itu memerlukan pemahaman dari segi pencetakan itu sendiri. Ada beberapa cara cetak stiker yang dapat digunakan dan perlu diketahui, agar hasil stiker sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

Mengetahui pemilihan bahan stiker merupakan hal terpenting dalam mencetak stiker. Ketika kebutuhan digunakan untuk promosi barang dan jasa dari usaha kamu, tentu pemilihan bahan stiker yang sesuai dengan kebutuhan harus diketahui secara tepat. Berbagai jenis bahan stiker terbagi sesuai dengan fungsinya, seperti bahan dengan berjenis vinyl, cromo, bontax, HVS, yupo, hingga gold foil. Dari berbagai jenis bahan stiker tersebut, ada pula beberapa cara cetak stiker yang digunakan agar hasil stiker yang diinginkan tetap memiliki kualitas terbaik.

Siapa yang tidak kenal dengan bahan stiker yang tampak glossy atau mengkilap?

Jenis bahan stiker yang satu ini adalah bernama vinyl. Bahan jenis ini banyak sekali digunakan untuk kemasan pada produk makanan, minuman, atau produk lainnya yang dapat dengan mudah terkena air atau berada di suhu ruangan yang mudah lembab. Bahan jenis vinyl ini memiliki permukaan stiker yang disimpan untuk di luar kemasan dengan permukaan stiker berwarna putih dan transparan. Ada 3 cara cetak stiker jenis vinyl ini, yaitu :

1.      Cara cetak siker vinyl normal, adalah cara yang dilakukan tanpa adanya proses cutting, sehingga hasil stiker yang telah tercetak memiliki bentuk lembaran dalam ukuran meteran atau A3/A3+

2.      Cara cetak stiker dengan proses cutting, adalah proses yang memiliki 2 jenis cutting yaitu kiss cut dan die cut. Pada proses kiss cut, kita akan mengetahui stiker yang telah tercetak akan dipotong sesuai dengan bentuk lekuk desainnya. Potongan tersebut akan terpotong hingga lapisan perekatnya, namun pada bagian belakang akan tidak terpotong. Sedangkan pada proses die cut kita akan melihat metode potongan dengan mengikuti lekuk desain hingga ke bagian belakang. Metode die cut ini biasanya disesuaikan dengan kebutuhan. Jika menginginkan stiker yang langsung ditempel, metode kiss bisa menjadi pilihanmu. Jika kamu membutuhkan stiker yang dapat disimpan dan untuk keperluan promosi usaha, kamu bisa memilih die cut.

3.      Cara cetak vinyl dengan heart transfer, merupakan cetak yang dilakukan dengan mencetak desain stiker secara terbalik (mirroring) pada mesin percetakan. Hasil cetak stiker nantinya akan melalui proses cutting dan stiker akan dipotong mengikuti lekuk desain yang ada di file desainnya.

Jenis bahan stiker selanjutnya ada cromo. Jenis cromo ini adalah stiker dengan bahan dasar kertas yang licin dengan hasil cetak glossy. Sama seperti vinyl, namun jika kamu menggunakan bahan cromo ini, stiker akan mudah robek karena ketebalan bahan tidak terlalu bagus. Seperti misal kamu menggunakan kemasan produk untuk makanan dengan standing pouch yang dapat ditaruh ke dalam kulkas, kondisi yang lembab dan basah di dalam kulkas bisa merusak stiker. Sama seperti jika digunakan pada kemasan botol minum yang juga mudah basah, terkontaminasi dengan air, maka stiker pada produk akan mudah robek.

Jenis bahan stiker cromo ini memerlukan laminasi luran, agar stiker memiliki ketahanan yang cukup lama dan tidak mudah rusak jika terkena air. Selain itu, harga dengan jenis bahan cromo juga relatif murah. Cara cetak stiker berbahan cromo ini dapat dilakukan dengan menggunakan printer ink jet yag bisa menggunakan tiga jenis tinta, mulai dari tinta dengan bahan dasar air, tinta toner, hingga tinta dengan bahan dasar minyak. Cara cetak stiker cromo ini menggunakan metode offset printing.

Jenis bahan stiker yang terakhir adalah Bontax. Bahan stiker bontax ini merupakan bahan yang juga murah dan sering digunakan untuk kebutuhan label produk atau label kemasan. Penggunaan bahan dasar kertas ini memiliki daya rekat dengan kualitas baik, sehingga jika stiker ditempelkan pada kemasan akan tetap aman. Cara cetak stiker bontax ini menggunakan metode dengan mesin printer ink jet yang diberi laminasi, guna memperkuat tahan stiker dan hasil stiker yang lebih bagus. Penggunaan dengan kemasan yang sensitif dengan kelembaban, juga bisa menggunakan jenis bahan bontax ini, seperti standing pouch, plastik, paper bag, botol minum, dan lainnya.

Nah, setelah mengetahui cara cetak stiker dari beberapa jenis bahan stiker diatas, kamu bisa sesuaikan berdasarkan kebutuhan kamu, dan dari ketiga jenis bahan stiker di atas, kamu bisa sesuaikan keinginan kamu melalui jasa printing dan cetak stiker melalui https://sinarpelitaprinting.com

Sinar Pelita Printing bisa menjadi andalanmu dalam memproduksi kemasan dan cetak stiker yang berkualitas dan juga menarik.

 

 

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment